Beranda News

PPK 3.3 Pastikan Proyek Rehabilitasi Dan Penanganan Longsor Jalan Nasional Ruteng – Reo – Kedindi Selesai Tepat Waktu

PPK 3.3 Pastikan Proyek Rehabilitasi Dan Penanganan Longsor Jalan Nasional Ruteng - Reo - Kedindi Selesai Tepat Waktu
Nur Indah Indriani, PPK 3.3 Jalan Nasional Ruteng - Reo - Kedindi, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Provinsi Nusa Tenggara Timur,

MANGGARAI NTT, Pelita.co- Menjelang tutup tahun anggaran 2025, pengerjaan rehabilitasi dan penanganan longsor ruas jalan nasional Ruteng – Reo – Kedindi kabupaten Manggarai provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  terus dikebut

Selain agar selesai tepat waktu, pengerjaan itu dimaksudkan supaya mobilitas masyarakat kembali berjalan aman dan lancar terutama selama natal dan tahun baru yang mobilitas masyarakatnya cukup tinggi

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah III Nusa Tenggara Timur, Nur Indah Indriani memastikan Pengerjaan rehabilitasi jalan Ruteng – Reo – Kedindi kabupaten Manggarai ini selesai tepat waktu

“Ruas jalan Ruteng – Reo – Kedindi ini kita targetkan selesai di tanggal 31 Desember 2025” ungkap Nur kepada Pelita.co di kantornya di Ruteng, Kamis 18 Desember 2025

Target ini mencakup seluruh item pekerjaan yang menjadi fokus penanganan tahun 2025 seperti penutupan lubang atau patching, penanganan longsor di STA 37 pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT), pembuatan purpel di sekitar STA 50, penanganan longsor di STA 1 Karot, hingga pengerjaan saluran drainase dan bahu jalan

Nur mengatakan bahwa di beberapa beberapa titik sudah selesai dikerjakan namun beberapa titik lain termasuk STA 1 Karot masih sedang dikerjakan dan progresnya sangat signifikan

Namun intensitas curah hujan yang terus mengguyur setiap hari menjadi faktor mengkhawatirkan yang menurutnya berdampak pada efektivitas waktu kerja tukang menjadi tidak maksimal

Meski demikian Ia optimis pengerjaan di STA 1 Karot ini tetap selesai sesuai target

Waktu tersisa kurang lebih 10 hari kedepan tambahnya akan dimanfaatkan dengan baik untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut

Nur meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pengerjaan masih sedang berlangsung

Ia juga mengingatkan agar lebih hati hati melintasi jalan Ruteng – Reo yang rawan longsor dan juga saat melintasi lokasi STA 1 Karot yang masih sedang dalam proses pengerjaan karena kondisi jalan masih licin akibat material tanah yang masih melekat di badan jalan

Ia menilai kondisi tanah yang mudah longsor menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan Ruteng – Reo di samping faktor lain seperti intensitas lalulintas kendaraan yang memuat barang berbobot ton tonan seperti mobil tangki BBM, tronton dan kendaraan besar lainnya

Hal tersebut dimaklumi mengingat jalur Ruteng – Reo merupakan akses penting terhadap pergerakan ekonomi masyarakat Manggarai di mana pelabuhan Kedindi Reo menjadi pintu masuk kapal barang dari luar daerah seperti BBM, semen, beton dan lain sebagainya

Nur mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menangani setiap kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional Ruteng – Reo – Kedindi serta memperhatikan kualitas jalan mengingat jalur tesebut rawan longsor

Sebelumnya, pada Kamis pagi (18/12) media ini sempat memantau kondisi penanganan di STA 1 Karot

Progres penanganan nya terpantau signifikan. Pembangunan TPT setinggi kurang lebih 3 meter terlihat sudah selesai dikerjakan. demikian juga saluran drainase di bawahnya

Sementara itu disisi barat jalan, besi beton yang sebagiannya sudah dirakit tertancap vertikal. tampaknya besi beton tersebut untuk pengerjaan TPT

Alat berat seperti excavator tampak terparkir di area proyek. Beberapa orang tenaga kerja juga tampak berada di lokasi mengenakan APD lengkap

Lalulintas kendaraan saat itu terpantau berjalan lancar meski badan jalan menjadi agak sempit akibat tumpukan material di kiri kanan jalan