Nah Lho, Kordinator Demo Malah Kena Damprat Kades Buaran Bambu Saat Mediasi

Musyawarah mediasi usai massa melakukan aksi protes di kediaman pemilik usaha pengelolaan sampah (Jumat 02-05-2025)
Advertisement

TANGERANG,Pelita.co – Mendengar adanya gelombang aksi protes dari puluhan warga yang mendatangi usaha pengelolaan sampah di Kampung blok Empetan RT 04 RW 06 Desa Buaran Bambu Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang pada Jumat 02-05-2026

Selang beberapa menit, Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas Desa Buaran Bambu akhirnya turun tangan ke lokasi guna meredam situasi tak berujung menjadi konflik memanas dan berkepanjangan.

Mendesak adanya solusi dan penyelesaian kedua belah pihak maka dilakukan musyawarah mediasi di kediaman pemilik usaha pengelolaan sampah tersebut

Upaya mediasi yang di laksanakan di hadiri oleh sejumlah pihak di antaranya Kepala Desa Buaran Bambu Mulyati, Binmas Desa Buaran Bambu Bakhtiar, Jajaran pemilik usaha pengelolaan sampah Juned cs, Kordinator aksi dan perwakilan warga, Ketua RT dan RW setempat dan puluhan warga turut serta hadir menyaksikan upaya proses mediasi tersebut,

Advertisement

Kepala Desa Buaran Bambu Mulyati mengatakan kepada kordinator aksi agar lebih dulu menyampaikan dan membuat tembusan surat izin resmi secara tertulis, sebelum melakukan aksinya,

” Walaupun sebelumnya ada komunikasi lewat telepon dari pihak Rahmat Jazuli maksud aksinya terkait usaha pengelolaan sampah tapi tidak ada surat pemberitahuan atau tembusan resmi kepada saya, Padahal hal ini sangat penting biar pihak desa mengetahuinya” Bebernya.

Kades menekankan sebelum melakukan aksi protes kepada pihak manapun agar lebih dulu membuat surat tembusan atau pemberitahuan agar pihak Desa dapat menindak lanjutinya,

” Lain kali sebelum bapak (menyebutnya kepada Rahmat Jazuli) melakukan aksi protes atau demo membuat surat pemberitahuan atau tembusan kepada Desa maupun ke polisian, agar apa yang menjadi keluhan dan keberatannya dapat di tindak lanjut,” Jelasnya.

Senada dengan Binmas Desa Buaran Bambu Bakhtiar, pentingnya surat pemberitahuan pihak berwajib sebelum warga melakukan aksi demo atau protes agar mendapat pengawalan pihak berwajib,

” Saya saja sebelumnya tidak mengetahui adanya aksi puluhan warga yang protes atau demo di usaha pengelolaan sampah milik pak juned , lain kali beritahukan pihak berwajib secara resmi, Dan Hal ini sangat penting bagi pendemo agar aksinya mendapat pengawalan dan pengamanan dari aparat kepolisian, ” Ucapnya,

Dalam kesempatan tersebut Juned selaku pemilik usaha pengelolaan limbah sampah menyampaikan respon dan reaksinya terhadap aksi puluhan massa yang mendatanginya tanpa ada surat somasi atau audiensi lebih dulu,

” Mereka datang tiba tiba tanpa ada surat audiensi atau somasi lebih dulu kepada saya, jelas ini membuat saya jadi terprovokasi oleh aksi mereka,Saya terbuka untuk siapapun,kalau memang ada masyarakat yang merasa keberatan karena terdampak dari usaha saya, kan bisa di bicarakan baik baik kita duduk bareng,” Tandasnya sembari menunjukan berkas perizinan usahanya kepada pihak yang hadir

Sedangkan hasil tindak lanjut dari keputusan dalam musyawarah yang di fasilitasi Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas Desa Buaran Bambu, Sepakat menyimpulkan agar sementara dalam beberapa hari aktivitas pengiriman sampah di hentikan atau istirahat guna menunggu situasi tenang dan kondusif, Beberapa pihak pun menekankan solusi agar usaha tetap jalan namun tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Langkah tepat hasil dari musyawarah tersebut menunjukkan ke dua belah pihak tak ada klaim saling keberatan, Hingga mediasi selesai berjalan tertib dan terkendali.

Advertisement