Lustrum XIV dan HUT Ke-70 SMP Negeri 6 Purworejo, Perkuat Sinergi Wujudkan Sekolah Berprestasi dan Berkarakter

Ket foto: Pemotongan tumpeng Lustrum XIV dan HUT Ke-70 SMP Negeri 6 Purworejo oleh Kadindikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno diberikan kepada Kepala SMP N 6 Purworejo, Wahyu Kurnia Lestari, Minggu (2/8/2026).

PURWOREJO,pelita.co – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Lustrum XIV sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 SMP Negeri 6 Purworejo, Minggu (2/8/2026). Mengusung tema “Sinergi Menuju Kompetensi”, peringatan tersebut menjadi momentum mempererat kolaborasi antara sekolah, alumni, komite, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas.

Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., yang mewakili Bupati Purworejo, para kepala sekolah, pengawas, komite sekolah, alumni, tokoh masyarakat, orang tua siswa, serta ratusan peserta didik.

Kepala SMP Negeri 6 Purworejo, Wahyu Kurnia Lestari, S.Pd., M.Pd.,mengatakan usia 70 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti perjalanan panjang sekolah dalam mencetak generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter.

“Selama tujuh dekade, SMP Negeri 6 telah melewati berbagai tantangan. Prestasi yang diraih hari ini merupakan hasil perjuangan para kepala sekolah terdahulu, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh keluarga besar sekolah. Tugas kami sekarang adalah mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” ujarnya.

Ia mengakui tantangan dunia pendidikan terus berubah. Karena itu, sekolah akan terus meningkatkan kompetensi guru sekaligus mengembangkan potensi peserta didik, termasuk meningkatkan capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Kami berharap tahun depan hasil TKA siswa semakin meningkat melalui pembinaan yang lebih terarah. Di sisi lain, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian agar kualitas pembelajaran terus berkembang,” katanya.

Baca Juga: Doa Lintas Agama Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purworejo Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Menurut Wahyu, pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik. Hal itu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang telah digelar selama sepekan terakhir, mulai dari lomba mading, Ranking 1, pentas seni, doa bersama hingga jalan sehat.

Seluruh kegiatan, kata dia, dirancang agar siswa belajar mandiri, berorganisasi, bekerja sama, serta berani menunjukkan kreativitasnya tanpa bergantung kepada orang lain.

“Anak-anak kami mampu mengelola kegiatan sendiri. Itu menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang selama ini kami bangun,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga mengajak para alumni untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan almamater.

“Usia 70 tahun adalah bukti ketangguhan SMP Negeri 6. Namun masa depan adalah panggung untuk terus melompat lebih tinggi. Kami mengajak seluruh alumni dan stakeholder bersama-sama membangun sekolah agar semakin maju, berdaya saing, dan menghasilkan lulusan yang unggul,” tuturnya.

Selain itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Purworejo dapat mendukung renovasi lapangan sekolah yang dinilai sudah kurang memadai sebagai sarana olahraga maupun aktivitas siswa.

Baca Juga: Wabup Dion Resmikan Kampung Aren Keduren, Dorong Ketahanan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan

“Kami berharap pembangunan lapangan dapat segera direalisasikan sehingga fasilitas sekolah semakin representatif untuk mendukung kegiatan belajar maupun pengembangan bakat siswa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf dari Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, yang berhalangan hadir karena masih memiliki agenda kedinasan.

Yudi menilai tema “Sinergi Menuju Kompetensi” sangat tepat dengan kondisi dunia pendidikan saat ini yang membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai sendirian. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, komunikasi, dan semangat kebersamaan antara sekolah, pemerintah, orang tua, komite, alumni, hingga masyarakat,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada SMP Negeri 6 Purworejo yang mampu mengemas peringatan HUT tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran karakter bagi peserta didik.

Menurutnya, berbagai penampilan siswa, mulai dari seni tradisional, paduan suara, tari hingga pertunjukan kreatif lainnya menjadi bukti bahwa sekolah tetap mampu menjaga budaya sekaligus mengembangkan kreativitas generasi muda di tengah derasnya perkembangan zaman.

“Pendidikan karakter harus terus berjalan dalam setiap kegiatan sekolah. Apa yang ditampilkan siswa hari ini menunjukkan bahwa SMP Negeri 6 berhasil memadukan prestasi akademik, budaya, dan pembentukan karakter,” katanya.

Yudi berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Lustrum XIV dan HUT ke-70 ini menjadi energi baru bagi SMP Negeri 6 Purworejo untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.