Langit Purworejo Akan Berwarna, Festival Layang-Layang Nasional 2026 Siap Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga

Ket foto: Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo,Kamis (25/6/2026)

PURWOREJO, Pelita.co – Langit Pantai Ketawang, Kabupaten Purworejo, bakal dipenuhi aneka warna dan kreasi layang-layang dari berbagai daerah hingga mancanegara dalam gelaran Festival Layang-Layang Internasional 2026 yang akan berlangsung pada 4–5 Juli 2026, bertepatan dengan akhir pekan.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, mengatakan festival yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinporapar tersebut akan menghadirkan 31 tim pelayang, terdiri atas 27 tim domestik dan 4 tim mancanegara.

Menurut Neira, Pantai Ketawang di Desa Ketawang, Kecamatan Grabag, dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki bentang alam yang mendukung sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Purworejo.

Advertisement

“Kami menghadirkan 31 tim peserta dari dalam dan luar negeri. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan atraksi yang menarik sekaligus memperkenalkan Purworejo kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Neira saat dihubungi melalui WhatsApp Kamis (25/6/2026).

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta akan menampilkan beragam layang-layang dengan bentuk, ukuran, dan desain yang unik. Atraksi tersebut diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin menikmati keindahan langit Pantai Ketawang yang dihiasi karya-karya kreatif dari berbagai daerah dan negara.

Tak sekadar menjadi ajang hiburan, festival berskala internasional ini juga diharapkan mampu memperkuat promosi sektor pariwisata Kabupaten Purworejo. Waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan musim libur sekolah dinilai menjadi momentum yang tepat untuk menarik kunjungan wisatawan.

Baca Juga: Harlah ke-20 PPDI, Bupati Yuli Tegaskan Perangkat Desa Ujung Tombak Pembangunan Purworejo

Melalui event ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo menargetkan meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di daerah, sekaligus memperkuat citra Purworejo sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di pesisir selatan Jawa Tengah.

Neira menambahkan, dampak positif festival tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat lokal. Ribuan pengunjung yang datang diperkirakan akan memanfaatkan berbagai layanan dan produk yang tersedia di sekitar lokasi kegiatan.

“Pengunjung yang hadir tentu tidak hanya menyaksikan atraksi layang-layang. Mereka juga akan menikmati wisata kuliner, berbelanja produk UMKM, serta mengunjungi berbagai destinasi wisata di sekitar Pantai Ketawang. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan,” katanya.

Dengan perpaduan panorama Pantai Ketawang yang eksotis, semarak layang-layang internasional, serta beragam sajian kuliner dan produk unggulan daerah, Festival Layang-Layang Internasional 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda wisata terbesar di Kabupaten Purworejo tahun ini.

Festival tersebut sekaligus diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat posisi Purworejo sebagai daerah yang aktif menghadirkan event wisata bertaraf internasional.

Advertisement