Harlah ke-20 PPDI, Bupati Yuli Tegaskan Perangkat Desa Ujung Tombak Pembangunan Purworejo

PURWOREJO,pelita.co, – Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH menegaskan bahwa perangkat desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus penggerak pembangunan di tingkat desa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Purworejo di Ganeca Convention Hall, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPPAPMD) Laksana Sakti, AP., M.Si., Kepala Dinporapar Bangun Erlangga Ibrahim, SSTP., MM., serta para camat se-Kabupaten Purworejo.

Bupati menyampaikan, dua dekade perjalanan PPDI menjadi bukti nyata dedikasi dan pengabdian perangkat desa dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Advertisement

“Perangkat desa bukan sekadar aparatur pemerintahan. Mereka adalah penggerak pembangunan sekaligus perekat kehidupan sosial di tengah masyarakat desa,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh perangkat desa untuk terus menjaga soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme dan integritas, serta mengedepankan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Bupati meminta perangkat desa aktif menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada warga. Salah satunya program pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dipungut biaya.

“Mari kita perkuat semangat gotong royong dan sinergi demi mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi penting menuju Purworejo Berseri,” katanya.

Baca Juga: Menteri Dukbangga Tinjau Penanganan Stunting dan RTLH di Purworejo, Apresiasi Capaian Prevalensi 14 Persen

Pada kesempatan tersebut, Yuli Hastuti juga menyinggung aspirasi terkait pemberian gaji ke-13 bagi perangkat desa. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Purworejo telah memberikan perhatian terhadap usulan tersebut.

Ia menjelaskan, pelaksanaan gaji ke-13 pada tahun 2026 masih menunggu penyesuaian melalui perubahan anggaran. Sementara untuk tahun 2027, alokasi anggaran telah dipersiapkan dalam APBD murni sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan perangkat desa.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Purworejo, Erwan Widi Ashari, mengatakan bahwa PPDI tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia perangkat desa melalui program Sekolah Pamong.

“Melalui Sekolah Pamong, hingga saat ini telah diluluskan sebanyak 271 perangkat desa baru yang dilantik pada semester II tahun 2025 dan semester I tahun 2026,” ungkapnya.

Erwan berharap momentum Harlah ke-20 PPDI dapat menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus membangkitkan semangat baru bagi seluruh perangkat desa untuk terus mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta kemajuan desa di Kabupaten Purworejo.

 

Baca Juga: Bupati Ajak Ormas Perkuat Persatuan dan Jaga Purworejo Tetap Guyub Rukun

Advertisement