Gawat, Muaro Jambi Ternyata Menghadapi Defisit Beras

H Ivan Wirata, Calon Bupati Muaro Jambi 2024. poto/pelita.co/ist
H Ivan Wirata, Calon Bupati Muaro Jambi 2024. poto/pelita.co/ist

MUARO JAMBI, Pelita.co – Muaro Jambi, atau juga daerah yang berjulukan Negeri ‘Sailun Salimbai’. Merupakan daerah pertanian pertanian, perikanan, perkebunan, dan pertambangan yang berbatasan langsung dengan Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Kabupaten Muaro Jambi, daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Batanghari, tahun 1999, daerah ini memiliki luas wilayah 5.246 Km2, secara administratif terdiri dari 11 Kecamatan, serta 150 Desa dan 5 Kelurahan, dengan tingkat pertumbuhan 3,93 persen/tahun.

Pada tahun 2023, Kabupaten Muaro Jambi memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.18.794 Jiwa.

Lantas, apa yang terjadi dan sulit terbayangkan daerah yang cukup subur dalam sektor pertanian ini, malah dihadapkan dengan kondisi defisit besar yang semestinya Muaro Jambi dapat melakukan surplus beras jika sektor pertanian tanaman pangan tidak salah urusa seperti yang terjadi selama ini.

Ivan Wirata, calon Bupati Muaro Jambi 2024, buka bukaan soal kondisi defisit beras di Muaro Jambi, dan itu diungkapkannya kepada pelita.co, Kamis (1/6-2023).

Muaro Jambi memiliki sumber pertanian yang cukup kuat untuk memperoleh surplus beras. poto/pelita.co/ist
Muaro Jambi memiliki sumber pertanian yang cukup kuat untuk memperoleh surplus beras. poto/pelita.co/ist

Dijelaskan Ivan Wirata, Muaro Jambi terdapat Luas tanam 5.762 ha, luas panen 6.126 Ha Produksi gabah kering giling 238.914 Kuintal atau 23.891 ton GKG jadikan beras 14.335 ton .

Kebutuhan beras perkapita pertahun saat ini menurut BPS adalah 91 kg perkapita per tahun bukan lagi 110 kg perkapita pertahun. Beras yang dibutuhkan 36.400 ton jadi masih defisit 22.400 .

“Dari hasil panen 27.064,8 ton gabah kering saat ini, ke depannya harus dapat dilakukan dua kali musim panen, sehingga hasil panen bisa ditingkatkan menjadi 27064,8 kali 2 = 54,128,6 ton ha,” target Ivan Wirata.

Padahal, kata Ketua DPD II Partai Golkar Muaro Jambi H Ivan Wirata, sebenarnya, untuk mendorong Muaro Jambi supaya dapat melakukan surplus beras, masalah yang dihadapi tidak sulit.

Ke depan, kata mantan Kadis PU/PR Jambi Ivan Wirata, Muaro Jambi membutuhkan infrastruktur pertanian, seperti drainase, membutuhkan pupuk dan bibit berkualitas, serta petani membutuhkan dukungan alat pertanian.

“Kalau itu bisa dilakukan Muaro Jambi, kata Ivan Wirata optimis Muaro Jambi Berjaya. Apalagi, kedepannya kita programkan pendidikan Sumber Badaya Manusia khusus untuk sektor pertanian,” ujarnya.

Itu salah satu terget saya, kata Ia, jika tahun 2024, masyarakat Muaro Jambi memberikan amanah kepadanya menyangkut sektor pertanian menjadi skala yang diprioritaskan. (sal/can)