MANGGARAI BARAT NTT, Pelita.co- Pater Marsel Agot, SVD didampingi Camat Pacar, Ferdinandus Pelong menyerahkan bantuan anakan Alpukat, Mangga dan durian kepada masyarakat petani di Mawe desa Golo Lajang Barat kecamatan Pacar kabupaten Manggarai Barat, Jumat pagi 28 November 2025
Tiba sekitar PKL. 08.00 WITA, Pater Marsel dan Camat Pacar bersama rombongan langsung diterima di rumah pribadi kepala desa Golo Lajang Barat, Fransiskus Dagung di Mawe
Bantuan yang diinisiasi oleh Pater Marsel dan mitranya itu bertujuan untuk mendorong semangat petani untuk terwujudnya swasembada buah buahan di Manggarai Barat yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat terutama petani di masa mendatang
Kepala desa Golo Lajang Barat, Fransiskus Dagung, kepada desa Golo Lajang Alfonsius Jemadu bersama sejumlah kepala desa lain dan masyarakat setempat langsung menyambut hangat kedatangan rombongan dari Labuan Bajo ibukota kabupaten Manggarai Barat itu
Setelah diterima secara resmi menurut tata budaya Manggarai dilanjutkan dengan bincang bincang di teras rumah sang Kades
Pater Marsel Agot dan Camat Pacar, Ferdinandus Pelong yang getol mendukung dan konsen pada pemberdayaan petani membuat komunikasi dalam pertemuan itu sangat cair tentang dunia pertanian
Di halaman rumah Kades Frans, tampak satu unit mobil dum truck berisi muatan anakan Alpukat, durian dan mangga
Beberapa saat kemudian, anakan tanaman itu diturunkan dari Dum truck untuk dibagikan kepada penerima manfaat
Masyarakat terlihat antusias menurunkan pohon alpukat, durian dan mangga yang tampak hijau dan segar
Bantuan itu secara resmi diserahterimakan oleh Pater Marsel Agot kepada kepala desa Golo Lajang Barat, Fransiskus Dagung didampingi Camat Pacar, Ferdinandus Pelong
Sebelum dibagikan, Pater Marsel dan Camat Ferdinandus melakukan penanaman secara simbolis di sua kebun milik warga setempat dan diikuti oleh semua yang hadir
Dalam wawancara dengan media ini, Pater Marsel mengatakan bahwa bantuan anakan alpukat, Mangga dan durian tersebut adalah inisiatifnya bekerja sama dengan anggota DPRI, Julie Laiskodat dan kepala Bapeda di Kupang
Dirinya telah puluhan tahun bergerak di bidang lingkungan agar lingkungan hijau, aman dan sejuk. Namun mulai tahun ini hatinya tergerak untuk fokus bergerak pada tanaman pertanian
Hal itu dilatar belakangi oleh kondisi Manggarai Barat sebagai daerah pariwisata super premium namun kebutuhan di setiap hotel di Labuan Bajo seperti buah buahan masih dipasok dari luar daerah
“Puluhan tahun kita bergerak di bidang lingkungan namun mulai tahun ini kita lihat Labuan Bajo sebagai daerah destinasi wisata super premium, di sisi lain kebutuhan di hotel hotel dipasok dari luar” ungkap Pater Marsel
Kondisi ini membuat hatinya tergerak sehingga Ia mengusulkan kepada mitranya untuk mendatangkan bibit sehingga harapannya mulai lima tahun ke depan atau minimal 2030 ada kemandirian produktivitas buah buahan di dalam daerah setidaknya 30 persen dan akan terus naik setiap tahun
Kemandirian produktivitas buah buahan ini nantinya diharapkan akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
Pater Marsel menyebutkan bahwa pembangunan hotel di Abuan Bajo sebagai kota destinasi wisata super premium terus berjalan, di sisi lain jumlah masyarakat miskin di Manggarai Barat masih tinggi
Hal itu menurutnya disebabkan karena masyarakat belum memanfaatkan alam dan tanah dengan maksimal
Pater Marsel menjelaskan bahwa total anakan Mangga, alpukat dan durian yang dibagikan kepada masyarakat desa Golo Lajang Barat dalah 950 koker dengan rincian 400 koker mangga, 250 koker alpukat dan 300 koker durian
Kedepan jumlah itu akan bertambah jikalau masyarakat memiliki semangat untuk menanam
Ia berharap masyarakat desa Golo Lajang Barat serius menanam sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
“Saya berharap masyarakat di sini serius menanam buah buahan sehingga dari tahun ke tahun ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat dan alam Golo Lajang Barat juga semakin sejuk” ujar Pater Marsel
Camat Pacar , Ferdinandus Pelong saat diwawancarai di sea penanaman simbolis tersebut mengatakan bersyukur karena banyak pihak yang menaruh perhatian kepada masyarakat kecamatan Pacar terutama di desa Golo Lajang Barat
Sebagai pemerintah, Ferdinandus melihat bantuan tersebut sangat langka. Karena itu Ia mengajak masyarakat untuk menanam, menjaga dan merawat tanaman yang sudah dibagikan itu sebaik mungkin
“Tentu peluang ini langka. Jadi mari kita sama sama menjaga dan merawat tanaman yang sudah dibagikan ini sebaik baiknya sehingga pemberi bantuan bibit atau donatur ke depannya juga lebih bersemangat lagi untuk memberikan bantuan bibit kepada petani yang lain” ungkap Ferdinandus
Sementara itu kepala desa Golo Lajang Barat, Fransiskus Dagung mengatakan bahwa Dirinya merasa sangat berbangga hati sebab proposal yang sebelumnya diajukan kepada Pater Marsel kini telah dijawab
“Saya sebagai kepala desa Golo Lajang Barat bersama masyarakat merasa berbangga hati karena proposal yang kami ajukan beberapa bulan lalu, nyatanya hari ini Pater Marsel meluncur ke desa Golo Lajang Barat dengan membawa anakan tanaman buah buahan ini” ungkap Frans
Frans mengaku keseluruhan anakan Mangga, alpukat dan durian itu sebanyak 950 pohon dan dibagikan kepada kurang lebih 25 orang
Atas nama pemerintah dan masyarakat desa Golo Lajang Barat Ia sampaikan terimakasih kepada Pater Marsel dan Camat Pacar, Ferdinandus Pelong
Kedatangannya kali ini, Pater Marsel berkesempatan mengunjungi kebun salah satu penerima bantuan yang beberapa tahun sebelumnya juga telah menanam tanaman serupa
Ia pun menyampaikan terimakasihnya kepada Pater Marsel dan Camat Pacar, Ferdinandus Pelong
Dari situ , Pater Marsel berkunjung ke kebun milik camat Pacar tersebut yang juga telah ditanami alpukat, durian dan mangga
Pater Marsel pun memuji semangat dan ketekunan sang camat yang muda dan energik itu dalam menanam tanaman buah buahan