MANGGARAI NTT,Pelita.co- Wakil Bupati Manggarai NTT, Fabianus Abu, S.Pd secara resmi membuka workshop yang diadakan oleh Persatuan Jurnalis Manggarai (PRISMA) dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) di Aula Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai, Senin 9 Februari 2026
Workshop ini mengusung tema ‘Demokrasi Dan Kebebasan Pers’ mewujudkan literasi digital menuju jurnalisme yang independen dan akuntabel. Ini merupakan sub tema yang diambil PRISMA dari tema umum HPN 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.
Dalam workshop ini PRISMA menghadirkan sejumlah narasumber sebagai pemateri, yaitu; Ketua AJI Kupang, Djemi Amnifu (melalui sambungan zoom), Kasi Humas Polres Manggarai, AKP Putu Saba Nugraha, Perwakilan Dekranasda kabupaten Manggarai, Livinus Vitalis Livens Turuk, dan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai, Jefrin Haryanto
PRISMA melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus dan pelajar SMA, SMK di kecamatan Langke Rembong
Tampak beberapa orang Dosen dan Guru juga hadir mendampingi anak didik mereka dalam workshop tersebut
Workshop ini dimoderatori oleh ketua Forum Anak Kabupaten Manggarai (FAKAM), Dian Dumu dari SMK Santu Aloysius Ruteng dan Abraham Sunjaya, pelajar SMA Fransiskus Xaverius Ruteng sebagai MC
Sambutan Wakil Bupati, Fabianus Abu sekaligus membuka workshop tersebut
“Dengan memohon berkat dan bimbingan Tuhan yang maha kuasa saya membuka workshop ini secara resmi” ungkap Wabup Fabi Abu
Dalam sambutannya Fabi Abu mengemukakan peran strategis media dalam perjalanan pembangunan negara sejak dahulu kala
“Media sudah hadir sejak indonesia merdeka dan selalu berdampingan agar perjalanan negara berjalan baik” ujarnya
Hal yang sama terjadi antar Pers Manggarai dengan Pemerintah kabupaten Manggarai, selalu berdampingan di mana dalam proses perjalanan pembangunan, Pers Manggarai selalu menyampaikannya informasi kepada publik
Namun Ia juga mengakui sikap kritis Pers Manggarai dalan mengawal serta mengoreksi kebijakan pemerintah kabupaten Manggarai dalam Manggarai hingga saat ini
Sikap kritis Pers ini menurutnya merupakan alarm atau pengingat bagi pemimpin, pemerintah agar lebih berhati hati. Tanpa dikoreksi dan dikawal jurnalis tambahnya maka pembangunan tidak dapat berjalan dengan baik
Atas nama pemerintah Ia sampaikan terimakasih kepada insan Pers Manggarai
“Karena itu atas nama pemerintah kabupaten Manggarai saya menyampaikan terimakasih kepada media” ungkap Wabup Fabianus Abu
Ketua AJI Kupang, Djemy Amnifu memaparkan banyak hal yang berkaitan tentang kebebasan Pers di mana Pers merupakan pilar keempat yang dalam melaksanakan tugasnya dilindungi oleh Undang Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers
Ia juga menyayangkan kekerasan terhadap Pers yang bahkan melibatkan oknum aparat Kepolisian
Kasi Humas Polres Manggarai, AKP Putu Saba Nugraha memaparkan materi dari perspektif Polri terhadap independensi Pers
Polri berkomitmen melindungi jurnalis dalam melaksanakan tugas tugas jurnalistik
Sementara perwakilan Dekranasda, Livens Turuk membawakan materi dengan tema Sinergi Pers dalam pengembangan UMKM lokal
Dalam pemaparan materinya Livens Turuk mengkritisi Jurnalis Manggarai yang jarang memberitakan tentang UMKM, padahal banyak UMKM berkualitas namun kalah populer katena luput dari perhatian wartawan
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai menekankan tentang integritas dan moralitas jurnalis yang menjadi fondasi jurnalisme berkualitas, bahwa integritas adalah kekuatan utama jurnalis