Beranda News

Bakti Sosial Di Balik Rutan Kelas IIB Ruteng Jelang Bulan Suci Ramadhan, Libatkan WBP

Pegawai Dan WBP Rutan Kelas IIB Ruteng Sebelum Memulai Bakti Sosial Pembersihan Masjid

MANGGARAI NTT, Pelita.co- Hiruk pikuk persiapan jelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Ruteng Manggarai NTT melakukan kegiatan sosial pembersihan Masjid Jihadul Ukhro

Dengan melibatkan 12 WBP Asimilasi, Pegawai Rutan kelas IIB Ruteng ini bergotong royong membersihkan Mesjid tersebut

WBP yang dilibatkan adalah mereka yang telah melalui proses penilaian ketat dan dinyatakan memenuhi syarat asimilasi

Keikutsertaan mereka dalam kegiatan di tengah masyarakat ini menjadi bukti nyata keberhasilan proses pembinaan mental dan perilaku yang dilakukan selama di dalam Rutan

Kegiatan ini bukan sekadar agenda kebersihan biasa, melainkan bagian dari program pembinaan luar tembok bagi para warga binaan

Ini menunjukkan sinergi yang kuat antara petugas dan warga binaan

Mereka bahu-membahu menyapu area halaman, membersihkan ruang utama shalat, hingga memastikan tempat wudhu dalam kondisi bersih dan siap digunakan bagi para jemaa

Target utama kegiatan ini adalah memberikan kenyamanan ekstra bagi umat Muslim di sekitar Masjid Jihadul Ukhro yang akan segera melaksanakan rangkaian ibadah di bulan Ramadhan nanti

Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) kelas IIB Ruteng, Saiful Buchori mengatakan Keikut sertaan WBP dalam kegiatan tersebut adalah bentuk kontribusi positif sekaligus sebagai bekal spiritual bagi WBP asimilasi

“Kami ingin menunjukkan bahwa Rutan tidak hanya membina di dalam tembok, tetapi juga membekali WBP dengan jiwa pengabdian. Melalui pembersihan masjid ini, kami ingin memberikan kontribusi positif bagi warga sekitar sekaligus mempersiapkan bekal spiritual bagi WBP yang melaksanakan asimilasi agar lebih siap diterima kembali oleh masyarakat,” ujar Karutan di sela kegiatan tersebut

Selain menciptakan lingkungan yang asri dan bersih menyambut bulan puasa, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara institusi pemasyarakatan dengan masyarakat luas, serta menghapus stigma negatif terhadap warga binaan melalui karya dan bakti yang nyata