Polres Purworejo Libatkan Bhabinkamtibmas Cari Anak Penderita CTEV

Polres Purworejo Libatkan Bhabinkamtibmas Cari Anak Penderita CTEV

PURWOREJO,pelita.co, – Polres Purworejo memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yang mengalami kelainan kaki bawaan lahir atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV). Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi program “Kabupaten Purworejo Peduli CTEV” yang digelar di Auditorium Tribrata Polres Purworejo, Rabu (19/8) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra melalui Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito. Hadir dalam kegiatan itu jajaran pejabat utama Polres Purworejo, Kasidokkes dan anggota, Satbinmas, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan sejumlah fasilitas kesehatan.

Program tersebut juga melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, Direktur RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo, Direktur RS Aisyiyah Purworejo, serta para koordinator bidan Puskesmas se-Kabupaten Purworejo.

Kompol Nana Edi Sugito menekankan pentingnya keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam menemukan anak-anak yang mengalami CTEV di wilayah masing-masing.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa, dusun, RW dan RT. Dengan jaringan tersebut, pencarian anak dengan kelainan kaki bawaan diharapkan dapat dilakukan lebih luas dan terarah.

“Seluruh Bhabinkamtibmas di Purworejo menjadi ujung tombak dalam membantu menemukan anak-anak yang mengalami kelainan kaki bawaan lahir,” kata Kompol Nana Edi Sugito.

Upaya tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo agar anak-anak dengan kondisi CTEV dapat segera ditemukan dan memperoleh penanganan medis sejak dini.

Baca Juga: Polres Purworejo Edukasi Warga soal Knalpot Brong, Pelanggar Terancam Denda Rp250 Ribu

Deteksi dan penanganan sedini mungkin dinilai penting untuk mencegah kondisi kaki semakin berat dan mengurangi risiko kecacatan yang dapat mengganggu tumbuh kembang serta aktivitas anak di kemudian hari.

Dalam pelaksanaannya, pencarian penderita CTEV akan dilakukan dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pihak. Polres Purworejo menggandeng Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain menemukan kasus, petugas juga diarahkan memberikan edukasi kepada keluarga dan membantu menghubungkan anak yang teridentifikasi CTEV dengan fasilitas kesehatan yang memiliki layanan penanganan.

Pendampingan kepada keluarga juga menjadi bagian penting dalam program tersebut, sehingga orang tua tidak hanya mendapatkan informasi mengenai kondisi anak, tetapi juga memperoleh dukungan dalam proses pengobatan.

Pola pencarian ini mengadopsi pengalaman Polda Jawa Tengah dalam penelusuran penderita tuberkulosis (TBC) yang sebelumnya melibatkan jaringan kepolisian hingga tingkat masyarakat.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat, Polres Purworejo berharap semakin banyak anak dengan CTEV dapat ditemukan lebih awal dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Polres Purworejo Rangkul Generasi Muda Lewat Turnamen E-Sport, Cegah Tawuran

Program Kabupaten Purworejo Peduli CTEV diharapkan menjadi langkah nyata untuk membuka akses pengobatan bagi anak-anak penderita kelainan kaki bawaan, sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk tumbuh dan beraktivitas secara lebih optimal.