PURWOREJO,pelita.co,-Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali memperkuat kiprahnya dalam riset pendidikan dengan melaksanakan penelitian hibah internal periode II tahun 2025. Penelitian yang di adakan Selasa (2/9/2025), dipimpin oleh Dwi Jatmoko, M.Pd., dan berfokus pada pengembangan sistem penilaian berbasis deep learning di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 8 Purworejo.
Riset melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Otomotif UMPWR. Metode yang digunakan adalah quasi experimental design, dengan membandingkan dua kelas: kelompok eksperimen yang menggunakan sistem penilaian berbasis deep learning dan kelompok kontrol yang tetap menerapkan penilaian konvensional. Selain itu, tim peneliti turut memadukan pendekatan meta-analisis dari berbagai studi terdahulu guna memperkuat hasil temuan.
Menurut Ketua Peneliti, penerapan deep learning diharapkan mampu menjawab berbagai kelemahan penilaian manual, seperti lamanya proses, potensi subjektivitas guru, serta keterbatasan dalam menganalisis data hasil belajar siswa.
“Dengan memanfaatkan teknologi ini, evaluasi pembelajaran di SMK bisa lebih cepat, objektif, sekaligus memberikan umpan balik yang lebih akurat,”terang Dwi Jatmoko.
Hasil awal menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek: capaian hasil belajar siswa, efisiensi penilaian oleh guru, serta respon positif dari pengguna, baik guru maupun siswa. Guru menilai sistem ini dapat mengurangi beban administrasi penilaian, sementara siswa merasa prosesnya lebih transparan dan adil.
Selain itu, penelitian ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam menghadapi tantangan transformasi digital. Teknologi deep learning diharapkan tidak hanya memperbaiki evaluasi, tetapi juga membuka peluang bagi model pembelajaran yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan industri. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan vokasi yang menekankan kesiapan siswa dalam dunia kerja berbasis teknologi.
Ke depan, tim peneliti berencana mendiseminasikan hasil riset melalui publikasi di jurnal bereputasi nasional sekaligus mengembangkan model sistem penilaian yang bisa direplikasi di SMK lain. Langkah ini menjadi wujud komitmen UMPWR dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata pendidikan kejuruan.