TANGERANG,Pelita.co – Kegiatan Musrenbang RKPD tahun anggaran 2026 pemerintah kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang provinsi Banten, berlangsung di aula gedung serbaguna (GSG) Senin, (O3-02-2024).
Dengan tema UMKM berdaya Sepatan Timur sejahtera dan konsep ‘ penguatan pondasi transformasi sosial, ekonomi,tata kelola pemerintahan, Insfratruktur dan ekologi’
Dan menariknya sebelum acara Musrenbang dimulai dimeriahkan dengan aksi tradisi Betawi yaitu palang pintu dari sanggar Kompijidan Koang Jaya Kota Tangerang,
Sontak saja aksi palang pintu tradisi Betawi tersebut mengundang gelak tawa para undangan tamu yang hadir, Aksi cegat tamu dengan adu pantun serta aksi heroik adu silat dari sanggar Kompiji dan seakan menambah khasanah kemeriahan Musrenbang,
Selain Jajaran Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur, turut hadir Kapolsek Sepatan, Danramil 10 Sepatan, Perwakilan dari Agung Sedayu Group, Perwakilan dari Bumi Bandara Indah (BBI), Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar Eby Sobirin, Fraksi PAN Muhrod, Fraksi PPP Sarif Hidayat, Tokoh masyarakat dan tokoh agama, Seluruh Kades Sepatan Timur, dan tamu undangan lainnya yang tidak bisa di sebutkan satu persatu nya.
Dalam Sambutannya Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho SSTP.MM. menyinggung masalah kemiskinan yang di akuinya masih banyak rumah tidak layak huni, Dan masalah sampah yang di nilainya masih belum ada solusi yang terpecahkan,
” Masalah kemiskinan terkait rumah tidak layak huni di wilayah Sepatan Timur saat ini menjadi prioritas pembangunan, Dan langkah kita akan terus mendorong kerjasama dengan pihak pihak terkait agar setiap tahunnya kita juga bisa di anggarkan, Masalah sampah pun ini menjadi pekerjaan rumah karena saat ini belum ada solusi yang bisa memecahkan masalah sampah, kondisi tersebut kian di perparah dengan keadaan unit mobil sampah yang tengah rusak (turun mesin), ” Paparnya.
Masih dalam sambutannya, Camat menyinggung prasarana di sektor pendidikan perlu ada penambahan dan peningkatan rehabilitasi pembangunan,
” Ya di Sepatan Timur ada wilayah Desa yang jumlah penduduknya cukup padat namun disitu tidak ada sarana SMP, nah ini yang menjadi konsen kita semoga secepatnya bisa terealisasi, Lalu masalah sarana sekolah Dasar ada yang memang perlu peningkatan dan direhabilitasi di beberapa tempat, ” Tambahnya,
Selain membahas masalah insfratruktur, Kata Camat, Masalah banjir di wilayah Sepatan Timur perlu ada pembangunan waduk atau tandon tandon penampungan air, Sebegai respon antisipasi banjir,
” Beberapa waktu lalu saat malam Imlek kita di kaget kan dengan hujan terus menerus akhirnya menyebabkan di beberapa desa di Sepatan Timur banjir, Pesatnya pembangunan di wilayah Sepatan Timur yang terus meningkat menyebabkan resapan air berkurang sedangkan saluran air yang ada tidak memadai, Nah ini menjadi pemikiran dan permasalahan kita semua untuk melakukan pembenahan , Termasuk Langkah kita kedepan akan menyiapkan tandon tandon air ataupun waduk dan kita punya potensi ada di situ sulang dan mudah mudahan ini bisa menjadi penampungan air,” Ungkapnya menambahkan,
Di sektor Sumber Daya Manusia (SDM) masalah pendidikan dan Kesehatan tetap menjadi skala prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang, termasuk insfratruktur Sekolah dan Puskesmas yang saat ini menjadi primadona agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat, Tak luput juga UMKM menjadi pembahasan serius dalam acara Musrenbang tersebut, Dan pihak Kecamatan akan membantu memfasilitasi UMKM dengan bekerja sama dengan berbagai pihak memberikan wadah dan sarananya.