PURWOREJO, pelita.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0708/Purworejo resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Komandan Kodim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pelajar, serta warga Desa Grabag.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danrem 072/Pamungkas Letkol Caj Abdul Rohim, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Wakil Ketua DPRD Purworejo Rohman, Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, serta jajaran Forkopimda dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Purworejo.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Inspektur Upacara disampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program TMMD ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan di desa dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujar Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja.
Selama kurang lebih satu bulan pelaksanaan, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 387,5 meter dan 203 meter dengan lebar 4 meter, serta rehabilitasi Masjid Jami’ Nurul Qomar di Desa Grabag.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan pencegahan stunting, wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan pendidikan, hingga sosialisasi penanggulangan bencana.
Kegiatan sosial turut mewarnai pelaksanaan program ini, antara lain pemberian bantuan kepada kaum duafa, bantuan air bersih dari PDAM, penyaluran Al-Qur’an, serta bantuan material bangunan bagi masyarakat.
Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” kata Yuli Hastuti.
Program TMMD Sengkuyung Tahap I ini melibatkan personel dari TNI, Polri, instansi pemerintah terkait, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Dengan berakhirnya program tersebut, diharapkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan sekaligus dirawat oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung oleh para tamu undangan ke sejumlah lokasi pembangunan hasil TMMD di Desa Grabag.