PURWOREJO, pelita.co – Untuk mengantisipasi menurunnya persediaan darah selama bulan Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Purworejo kembali menggelar donor darah massal di Markas PMI Purworejo, Rabu (25/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi PMI menjaga kestabilan stok darah, mengingat setiap Ramadan jumlah pendonor cenderung berkurang. Penurunan itu umumnya dipengaruhi kondisi fisik calon pendonor yang sedang berpuasa.
Kasi Pelayanan Kepalangmerahan dan Pengembangan Sumber Daya PMI Purworejo, Haryo Setyoko, menjelaskan bahwa faktor kelelahan akibat aktivitas ibadah seperti tarawih dan tadarus kerap memengaruhi kadar hemoglobin (Hb) pendonor.
“Minat masyarakat sebenarnya tetap ada, tetapi kondisi tubuh saat puasa kadang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk donor,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 55 orang mendaftar sebagai pendonor. Setelah melalui proses skrining kesehatan, 53 orang dinyatakan layak dan berhasil mendonorkan darahnya.
Menurut Kasi Pengolahan Darah PMI Purworejo, Sri Rahayu, kebutuhan darah di Kabupaten Purworejo rata-rata mencapai 1.200 kantong setiap bulan. Sementara stok yang tersedia saat ini berada di kisaran 800 hingga 900 kantong.
Ia menambahkan, meskipun sebelumnya pada 10 Februari 2026 PMI berhasil mengumpulkan sekitar 240 kantong darah, tingginya permintaan dari berbagai fasilitas kesehatan membuat stok kembali menipis.
“Selama Ramadan perolehan darah memang sedikit turun. Karena itu kami menggandeng berbagai komunitas, mulai dari gereja, vihara, masjid, hingga organisasi masyarakat untuk membantu kegiatan donor,” jelasnya.
Selain menggelar kegiatan di markas, PMI Purworejo juga mengoperasikan mobil unit (MU) untuk menjangkau lokasi-lokasi di luar gedung, seperti desa, lembaga, dan komunitas. Pelaksanaan donor lapangan umumnya dilakukan pada sore hingga malam hari setelah waktu ibadah.
PMI juga menyesuaikan jam operasional selama Ramadan. Layanan donor darah di markas dibuka setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB dan diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB selama bulan puasa. Sementara pelayanan permintaan dan distribusi darah tetap berjalan 24 jam.
Dalam waktu dekat, PMI berencana menggelar tiga kali donor darah massal selama Ramadan, termasuk kegiatan yang dijadwalkan pada 17 Maret 2026 di Markas PMI Purworejo.
PMI mengimbau masyarakat tidak ragu untuk mendonorkan darah meski sedang berpuasa, karena donor darah tidak membatalkan puasa selama kondisi kesehatan memenuhi syarat. Sebagai bentuk apresiasi, PMI juga menyediakan souvenir bagi para pendonor.
PMI Purworejo berharap partisipasi aktif masyarakat dapat menjaga ketersediaan darah tetap aman hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan tetap terpenuhi.