Beranda News

Seragam SMA Diduga di Gunakan Untuk Event Hiburan, Kata Aktivis Mencoreng Marwah Pendidikan

Balemu Massage Gading Serpong yang berlokasi di Ruko Dotcom Blok G No.23/25, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, (dok ist)

TANGERANG, Pelita.co  – Adanya reaksi publik terhadap kegiatan suatu acara event Anniversary pada salah satu usaha panti pijat dan Spa yaitu Balemu Massage Gading Serpong yang berlokasi di Ruko Dotcom Blok G No.23/25, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Beberapa hari yang lalu terus bergulir.

Dinilai telah mencoreng dunia pendidikan dan norma agama, penggunaan seragam sekolah menengah atas ( SMA ) pada acara tersebut sungguh di luar nalar.

Konsep nyeleneh dimana seluruh awak (pekerja) terapis (panti pijat) di acara tersebut mewajibkan mengenakan seragam putih-abu yang menyerupai baju sekolah yaitu SMA.

Menanggapi hal tersebut salah satu aktivis dan selaku ketua DPD LSM LipanHam angkat bicara, Menurutnya kalau Memeng itu benar, penggunaan seragam SMA pada suatu acara atau event di tempat hiburan malam (Panti pijat) sudah mencoreng dunia pendidikan.

” kalau benar kejadian seperti itu seragam sekolah SMA di pakai / digunakan di acara event ditempat hiburan malam apalagi spa, ini sudah mencoreng marwah pendidikan, Atribut sekolah tidak boleh digunakan sembarangan, dan seragam sekolah hanya diperuntukkan bagi peserta didik.” Ucapnya, Jumat (18 /04 /2025).

Jefry menegaskan agar kejadian serupa tak terulang  harus ada tindakan berupa sangsi tegas dari instansi terkait,

“Kami meminta kepada instansi terkait untuk menindak dan memberikan sangsi tegas kepada pemilik usaha tersebut jangan ada lagi seragam kebesaran pelajar di gunakan pada event event hiburan ( malam ), ” Tegas Jefri mengakhiri,

Hingga berita ini di publikasikan Manager Balemu Massage Gading Serpong saat di konfirmasi melalui chat WhatsApp, belum memberikan keterangan dan tanggapannya.