PURWOREJO, pelita.co,– Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-42 Tutup Buku Tahun 2025 KPRI Prasaja Purworejo, Rabu (11/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum tertinggi yang menjadi tolok ukur sehat tidaknya tata kelola koperasi. Melalui RAT, anggota memiliki ruang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus sekaligus menentukan langkah strategis organisasi ke depan.
“RAT harus dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen bersama terhadap prinsip keterbukaan, profesionalisme, dan demokrasi ekonomi. Dari forum inilah arah kebijakan koperasi ditetapkan secara kolektif,” tegasnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada delapan penerima serta melakukan pengundian salah satu hadiah utama dari total 136 paket yang disiapkan bagi anggota sebagai bentuk apresiasi partisipasi.
Sementara itu, Ketua KPRI Prasaja Purworejo, Budi Wibowo, dalam laporan pertanggungjawabannya mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025 jumlah anggota tercatat sebanyak 447 orang yang berasal dari 40 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Ia menjelaskan, kondisi keuangan koperasi menunjukkan tren positif dengan tingkat likuiditas mencapai 200,04 persen dan kemampuan menghasilkan laba sebesar 3,35 persen. Capaian tersebut dinilai sebagai indikator pengelolaan yang berjalan stabil dan terukur.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif pengurus, pengawas, dan seluruh anggota yang terus menjaga komitmen terhadap prinsip-prinsip perkoperasian,” ujarnya.
Melalui RAT ke-42 ini, diharapkan KPRI Prasaja semakin memperkuat manajemen organisasi, meningkatkan disiplin administrasi, serta menjaga kepercayaan anggota agar koperasi tetap tumbuh sehat, mandiri, dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi.