Beranda News

Pelajar Jadi Pionir, Bupati Purworejo Kampanyekan Gerakan Kembali ke Angkutan Umum

Pelajar Jadi Pionir, Bupati Purworejo Kampanyekan Gerakan Kembali ke Angkutan Umum
Ket foto: Bupati Purworejo Kampanyekan Gerakan Kembali naik Angkutan Umum, Selasa( 10/2/2026)
Advertisement

PURWOREJO, pelita.co – Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelorakan kembali semangat menggunakan transportasi publik melalui program “Naik Angkot Bareng Ibu Bupati”, Selasa (10/2/2026). Program ini menyasar pelajar sebagai pionir perubahan budaya transportasi, dengan mendorong angkutan kota (angkot) dan angkutan perdesaan kembali menjadi pilihan utama mobilitas harian.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH, bersama jajaran Forkopimda, memulai perjalanan menggunakan angkot dari Kecamatan Grabag menuju Kutoarjo dan berakhir di Alun-alun Purworejo. Di sela kegiatan, rombongan singgah di SMA Negeri 1 Purworejo untuk berdialog langsung dengan para siswa.

Dalam sosialisasi yang berlangsung di aula sekolah, Bupati menegaskan bahwa penggunaan angkutan umum tidak semata soal transportasi, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

“Naik angkutan umum mengajarkan disiplin, keselamatan, serta kepedulian terhadap lingkungan karena dapat mengurangi polusi dan kemacetan,” ujar Yuli Hastuti di hadapan para siswa.

Advertisement

Ia juga menyoroti aspek keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pelajar. Bupati mengimbau siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar tidak memaksakan diri mengendarai sepeda motor.

“Keselamatan adalah yang utama. Saya berharap pelajar SMAN 1 Purworejo bisa menjadi teladan bagi teman-temannya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas,” tambahnya.

Kepala SMA Negeri 1 Purworejo, Cahyo Winarno, SPd, MPd, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan tersebut.
“Kami sangat mendukung program ini. Sekolah sudah menerapkan aturan ketat, siswa yang belum memiliki SIM dilarang membawa kendaraan bermotor. Program ini menjadi solusi aman dan realistis bagi pelajar,” tegasnya.

Melalui gerakan ini, Pemkab Purworejo optimistis transportasi publik dapat kembali diminati, sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, ramah lingkungan, dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja.

 

Advertisement