
MANGGARAI NTT, Pelita.co- Di tengah penanganan dan peninjauan korban bencana gempa Nagekeo kabupaten Ngada Flores NTT, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono mengikuti upacara HUT kemerdekaan RI ke 81 di kabupaten Manggarai NTT
Upacara tersebut digelar di lapangan Natas Labar Motang Rua Ruteng, Senin 17 Agustus 2026
Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit menjadi inspektur upacara
sementara Kapten Arh. Lipris M. Saefatu dari Kodim 1612/Manggarai bertindak sebagai Komandan Upacara
Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Paulus Peos dipercayakan membacakan teks Proklamasi
Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, Forkopimda, Sekda Manggarai, kepala OPD serta pejabat lain lingkup pemerintah kabupaten Manggarai
Baca Juga: Rayakan HUT Lantas Bhayangkara Ke 71, Satlantas Polres Manggarai Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Upacara HUT RI tingkat kabupaten Manggarai kali ini berlangsung sederhana mengingat berlangsung di tengah bencana gempa magnitudo 7,7 SR yang terjadi berpusat di Nagekeo kabupaten Ngada pada Sabtu 15 Agustus lalu
Upacara ini tidak melibatkan banyak peserta bahkan masyarakat umum pun sebelumnya diimbau untuk tidak perlu menghadiri atau meyaksikan detik detik pengibaran bendera merah putih itu
Peserta upacara terpantau hanya TNI, Polri, Satpol PP serta sejumlah ASN lingkup Pemkab Manggarai
Menko PMK Pratikno mengatakan, kehadiran pemerintah pusat merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Flores.
“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada para korban gempa di Flores, termasuk Manggarai, untuk memastikan penanganan secara cepat,” kata Pratikno kepada wartawan usai upacara tersebut
Sementara itu Bupati Manggarai, Hery Nabit menjelaskan, upacara sengaja dilaksanakan secara sederhana dan tidak melibatkan banyak orang karena hanya untuk memperingati saja
“Upacara Kemerdekaan ke-81 tahun ini kita laksanakan dengan tidak menghadirkan banyak orang. Jadi dilaksanakan hanya untuk memperingati saja” ujarnya
Hal itu tambahnya dilakukan agar pemerintah di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan fokus untuk pendataan dampak bencana gempa bumi di wilayah masing-masing
Upacara HUT RI ini kata Hery Nabit hanya dilakukan di tingkat kabupaten, sedangkan di tingkat kecamatan, desa dan sekolah ditiadakan
lebih lanjut Ia katakan bahwa upacara HUT RI ini hanya dilakukan di tingkat kabupaten, sedangkan di tingkat kecamatan, desa dan sekolah ditiadakan
Setelah mengikuti upacara, Pratikno bersama Kepala BNPB, Wakil Menteri Sosial dan Bupati Manggarai dijadwalkan meninjau wilayah Reo untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta dampak gempa













