Beranda News

Rakor Lintas Sektor Di Labuan Bajo Bahas Keselamatan Pariwisata Di Tengah Perubahan Iklim 

Rakor Lintas Sektor Bahas Keselamatan Pariwisata Di Hotel Prundi Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat NTT

MANGGARAI BARAT NTT, Pelita.co- Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor Badan Peduli Taman Nasional Komodo dan perairan sekitarnya kembali diselenggarakan di Labuan Bajo, Rabu 18 Februari 2026

Rakor ini menjadi langkah strategis dalam memastikan tercapainya tujuan konservasi kawasan sekaligus memperkuat tata kelola keselamatan dan ketahanan pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, di tengah tantangan perubahan iklim

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Green Prundi ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun unsur pelaku pariwisata

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang diwakili oleh Asisten II Setda Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Y. A. Nabu, bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait

Turut hadir pula perwakilan dari Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), KSOP Labuan Bajo, BMKG, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), BKSDA NTT, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), bersama organisasi dan asosiasi pelaku pariwisata

Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi keselamatan pelayaran dan pengelolaan destinasi wisata unggulan nasional

Dalam forum tersebut, para peserta membahas secara komprehensif memburuknya kondisi cuaca serta dampak perubahan iklim terhadap sektor pariwisata bahari di Labuan Bajo

Faktor cuaca ekstrem, gelombang tinggi, serta perubahan pola musim menjadi tantangan serius bagi keselamatan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata

Diskusi menekankan pentingnya peningkatan sistem peringatan dini, standar operasional keselamatan pelayaran, serta edukasi bagi operator wisata dan wisatawan

Rapat ini juga menjadi wadah dialog strategis untuk merumuskan langkah kolaboratif dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi risiko, dan ketahanan sektor pariwisata terhadap perubahan iklim di masa mendatang

Melalui sinergi lintas sektor, diharapkan tata kelola pariwisata di Manggarai Barat dapat semakin adaptif, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju pariwisata berkualitas dunia

Komitmen bersama ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Komodo sebagai destinasi prioritas nasional sekaligus warisan alam yang mendunia