TANGERANG,Pelita.co – Dugaan praktik iming-iming kelulusan PNS ( Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) P3K yang menyeret nama seorang pegawai Puskesmas di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, kini mendapat tanggapan resmi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
Saat dikonfirmasi Kadis Kesehatan,dr Hendra Tarmizi membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil yang bersangkutan beberapa bulan lalu.
“ ini sudah kita panggil beberapa bulan yang lalu, kang (menyebutnya), Dan Sudah kita BAP,” tulis dr Hendra dalam balasan pesan singkatnya.Jumat 13-02-2026
Pernyataan tersebut menguatkan bahwa persoalan dugaan iming-iming kelulusan P3K oleh oknum pegawai Puskesmas bukan isu baru di internal Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang itu
Bahkan ketika diinformasikan bahwa telah terjadi mediasi musyawarah antara para korban dengan oknum pegawai tersebut, dr Hendra mengaku mengetahui adanya korban dalam jumlah yang tidak sedikit.
“Ya korbannya banyak betul,” tulisnya singkat melalui WhatsApp.
Kendati demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan internal maupun langkah lanjutan yang akan diambil oleh Dinas Kesehatan terhadap pegawai yang dimaksud.
Telah diberitakan sebelumnya, sejumlah warga yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan bermodus iming-iming kelulusan PNS P3K dengan permintaan uang dalam jumlah bervariasi, Bahkan ada korban yang menyatakan siap menempuh jalur hukum apabila tidak ada penyelesaian yang jelas.
Sementara, hingga berita ini diterbitkan, oknum pegawai Puskesmas yang disebut dalam dugaan kasus tersebut belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi resmi.
Dan media tetap membuka ruang komunikasi untuk hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan dan undang undang yang berlaku.(muhayar)