Empat OPD Purworejo Raih Penghargaan SAKIP 2026, Disdukcapil Jadi yang Terbaik

Empat OPD Purworejo peraih Penghargaan SAKIP 2026, foto bersama Bupati Yuli Hastuti

PURWOREJO, Pelita.co – Empat perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo mencatatkan prestasi dalam evaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026.

Keempat perangkat daerah tersebut menerima penghargaan atas capaian terbaik dalam evaluasi SAKIP yang diserahkan dalam rangkaian Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Kabupaten Purworejo Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Purworejo berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (7-8 Oktober 2026), di Hotel Novotel YIA Kulon Progo. Larwasda dibuka oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi kepada jajaran perangkat daerah yang terus berupaya meningkatkan kualitas kinerja dan akuntabilitas pemerintahan.

Menurutnya, peningkatan hasil evaluasi AKIP menjadi salah satu indikator adanya komitmen perangkat daerah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah atas upaya peningkatan kinerja. Saya berharap melalui Larwasda ini, kita semakin mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, produktif, dan tepercaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Yuli Hastuti.

Baca Juga: Pemerintah Tindak Lanjuti RUU Satu Data Indonesia, Wujudkan Data Terpadu untuk Semua

Berdasarkan hasil evaluasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo menempati peringkat pertama dengan nilai 87,01 dan predikat Memuaskan.

Posisi kedua diraih Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian dengan nilai 86,06, juga berpredikat Memuaskan.

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) berada di peringkat ketiga dengan nilai 82,00. Adapun posisi keempat diraih Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan nilai 80,36.

Keempat perangkat daerah tersebut sama-sama memperoleh predikat Memuaskan dalam hasil evaluasi SAKIP Tahun 2026.

Rangkaian Larwasda kemudian ditutup oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi. Dalam arahannya, Wabup menekankan pentingnya tindak lanjut atas berbagai hasil evaluasi dan rekomendasi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung.

Ia menegaskan, keberhasilan pengawasan tidak hanya diukur dari terselenggaranya evaluasi, tetapi juga dari sejauh mana rekomendasi tersebut benar-benar dilaksanakan oleh perangkat daerah.

Baca Juga: Kejar Target Perekaman Penduduk 100 Persen, Mendagri Minta Ditjen Dukcapil Lebih Agresif

“Kalau tidak ada tindak lanjut ya percuma, kunci keberhasilannya ada di perangkat daerah. Rekomendasinya bagus sekali, tetapi kalau tidak jalan, maka dampaknya tidak akan bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegas Dion.

Ia berharap seluruh perangkat daerah menjadikan hasil Larwasda sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperbaiki kinerja, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, penghargaan SAKIP tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi atas capaian kinerja, tetapi juga menjadi dorongan bagi perangkat daerah lainnya untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan menghasilkan kinerja pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.