TANGERANG,Pelita.co – Pendidikan merupakan sesuatu yang fundamental untuk melahirkan generasi yang berkualitas. Pendidikan bukan hanya urusan angka atau nilai yang terukir dalam kertas, namun jauh daripada itu, pendidikan harus memberikan kontribusi kepada lingkungan dalam memberikan kebermanfaatan dan bermakna bagi kehidupan manusia.
Dalam mewujudkan esensi pendidikan mampu mengaktualisasikan skill yang dimiliki oleh para siswa dalam wujud nyata, bukan sekedar teoritis yang kadang hanya menguap lantas hilang diterpa angin.Maka oleh karena itu siswa SMA Islamic Village Kabupaten Tangerang sebagai salah satu lembaga pendidikan yang selalu menciptakan siswanya berpikir kritis dan inovasi melakukan sebuah projek yang disebut dengan: Creativity, Activity, Service, and Education (CASE).
Pada tahun ini kegiatan dilaksanakan di desa Branjang Kabupaten Semarang, para siswa menggelar beberapa projek yang tersebar di tiga dusun; Cemanggah Lor, Cemanggah Kidul, dan dusun Dersuni. Projek yang dilaksanakan oleh para siswa adalah Screaning Kesehatan, Pengolahan Jenis Sampah, dan Pendidikan bagi para siswa, selain itu masih banyak projek yang dilaksanakan.
Kegiatan ini dimulai pada tanggal 23 – 30 Januari 2026, para siswa dengan antusias memberikan edukasi kepada masyarakat maupun para pelajar tentang projek yang mereka laksanakan.
Bapak Suahardi S.E. selaku kepala desa Branjang saat ditemui di kediamannya, yang berkaitan dengan projek ini beliau menyampaikan.
“Kami sangat respon dan mengapresiasi dan bermanfaat bagi desa, berdampak secara umum bisa dirasakan di masyarakat, dan secara pribadi mengucakan terimakasih atas kepercayaan sekolah Islamic Village kepada desa kami , dan juga program ini tentunya memberikan pendidikan kepada para siswa dari masyarakat desa yang memiliki budaya dan karakter yang berbeda,”
Kemudian saat diminta konfirmasi tentang bagaimana respon masyarakat dengan kegiatan ini maka beliau menyampaikan, ” Respon masyarakat sangat baik yang berkaitan dengan program ini, dan para siswa ada kedekatan yang intens dengan warga”, tuturnya.Rabu (28/01/2026).
Dalam kegiatan ini di dampingi langsung oleh kepala SMA Islamic Village Ibu Nunung Uswatun Chasanah, M.Si. Dalam pernyataannya menyampaikan. “Desa Branjang Kabupaten Semarang menjadi saksi hadirnya energi muda penuh makna melalui kegiatan Creativity, Activity, and Service, and Education (CASE) yang dilaksanakan oleh siswa kelas XI SMA Islamic Village. Mengusung tema “Imagine, Create, Inspire”, kegiatan ini menjadi perayaan kreativitas sekaligus wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan dan penguatan semangat komunitas.
Pada tahap create, siswa berkolaborasi dengan warga melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif, mulai dari permainan edukasi untuk anak-anak, kegiatan seni berbasis budaya lokal, hingga kampanye sederhana tentang kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Di sinilah communication skills dan social skills tampil kuat—siswa belajar menyampaikan ide secara empatik, bekerja lintas latar belakang, dan membangun kepercayaan dengan masyarakat.
Semangat inspire tercermin dari interaksi yang saling menguatkan antara siswa dan warga Desa Branjang. Melalui pendekatan yang inklusif dan penuh rasa hormat, siswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga belajar langsung dari kearifan lokal. Pengalaman ini menumbuhkan self-management skills, seperti tanggung jawab, ketahanan, dan refleksi diri—nilai penting dalam pembelajaran abad ke-21.
Sebagai penutup, kegiatan ini dikemas dalam Celebration of Creativity, sebuah momen reflektif yang menampilkan hasil karya, cerita pengalaman, serta apresiasi terhadap peran masyarakat desa. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi, tetapi juga simbol keberhasilan kolaborasi yang berlandaskan community spirit dan visi sustainability”. Sebagai kalimat penutup beliau menyampaikan.
“Kegiatan CAS di desa Branjang membuktikan bahwa pembelajaran tidak terbatas pada ruang kelas. Melalui pengalaman autentik, siswa SMA Islamic Village kelas XI tumbuh sebagai pembelajar yang peduli, reflektif, dan berdaya—siap menjadi agen perubahan yang mampu membayangkan masa depan, menciptakan solusi, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya”. ungkapnya
Dalam kegiatan ini, warga masyarakat desa Branjang menyambut positif atas kegiatan yang dilaksanakan oleh siswa SMA Islamic Village, seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga Bapak Huda yang berada di dusun Cemanggah Lor.
” Kegiatan ini memberikan suatu yang positif kepada masyarakat langsung, walaupun secara program tidak banyak yang disuguhkan, namun bisa menyentuh langsung kepada warga masyarakat, pungkasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan menggelar malam inaugrasi, sebagai ucapan salam perpisahan dari pihak sekolah, dengan pemerintahan desa Branjang dan warga masyarakatnya. Pada malam inaugrasi tersebut aula balai desa dipadati warga, menyaksikan berbagai penampilan dari setiap dusunnya.
Penulis : Abdul Gopur Firmansyah