Bupati Sholat Idul Adha Di Desa Purwodadi, Prokes Tetap Diterapkan

PURWOREJO, Pelita.co,-Momentum Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, menjadi moment yang paling membahagiakan bagi semua umat Islam khususnya di Indonesia. Karena, setelah dilanda pandemi selama 2 tahun terakhir, tahun ini menjadi tahun pertama dilaksanakannya sholat Idul Adha secara berjamaah. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya juga harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hal itu ditegaskan Bupati RH Agus Bastian SE MM saat memberikan sambutan dalam acara sholat Idul Adha 1443 H. Pada perayaan Hari Raya Idul Adha kali ini.

Bupati Purworejo bersama Istri Hj Fatimah Verena Prihastyari SE, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kabag Kesra, Kabag Prokopim dan Forkopimcam Purwodadi melaksanakan sholat Idul Adha berjamaah di Masjid An-Nur Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Minggu (10/07/2022).

“Kita patut bersyukur dapat kembali merayakan Idul Adha secara lebih leluasa, karena pemerintah telah memberikan pelonggaran aturan seiring meredanya pandemi Covid-19. Namun pandemi belum sepenuhnya berakhir, sehingga kita masih harus tetap menjaga prokes sesuai arahan pemerintah,” pesannya.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini muncul ancaman pada hewan ternak akibat merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Sehingga penyakit ini perlu menjadi perhatian semua, mengingat hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba menjadi bagian penting dalam ritual ibadah kurban pada perayaan Idul Adha.

“Masyarakat harus selektif dan berhati-hati dalam membeli hewan kurban, agar mendapatkan hewan kurban yang benar-benar memenuhi syarat, sehat dan bebas dari penyakit. Kita sangat berkepentingan untuk menangani wabah ini secara serius, mengingat Kabupaten Purworejo memiliki potensi luar biasa berupa sumber daya genetik hewan ternak,” ungkapnya.

Usai sholat Idul Adha, Bupati Agus Bastian menyerahkan satu ekor hewan kurban jenis sapi, kepada panitia kurban Masjid An-Nuur Purwodadi. Bupati juga menyaksikan proses penyembelehan sapi tersebut. Setelah disembelih, daging sapi dibagikan kepada masyarakat sekitar.