PURWOREJO, pelita.co – Yuli Hastuti resmi menetapkan Keputusan Bupati Purworejo Nomor 800.1.3.3/2265/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Keputusan tersebut ditetapkan di Purworejo pada 3 Maret 2026 dan mulai berlaku sejak tanggal pelantikan yang digelar Rabu (4/3/2026).
Dalam keputusan itu disebutkan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang namanya tercantum diberhentikan dari jabatan lama dan diangkat dalam jabatan baru serta diberikan tunjangan jabatan struktural sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam diktum keputusan juga ditegaskan bahwa apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya. Petikan keputusan diberikan kepada yang bersangkutan dan pihak terkait untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Adapun lima pejabat administrator yang mengalami rotasi dan promosi jabatan adalah, Arie Sulistyani, S.TP., M.P., sebelumnya Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian DKPP menjadi Sekretaris Bapperida.
Ery Puspandoyo, S.P., M.M.,
dari Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda DKPP menjadi Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian DKPP. Kusairi, AP., M.M.,dari Camat Loano menjadi Camat Purworejo, sedangkan Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., M.M., dari Camat Bener menjadi Camat Loano, sedangkan Bambang Surtianto, S.Si., M.Acc., dari Sekretaris Kecamatan Bener menjadi Camat Bener.
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Selain melantik lima pejabat administrator, Bupati juga mengukuhkan sebanyak 88 Kepala Sekolah jenjang TK hingga SMP di lingkungan Pemkab Purworejo.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada para pejabat administrator dan kepala sekolah yang baru dilantik dan diambil sumpahnya.
“Saya berharap saudara sekalian dapat mengemban amanah ini dengan profesional, penuh dedikasi dan tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati menegaskan, pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat upaya Pemkab Purworejo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, efektif dan optimal, serta mendorong terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Purworejo.
Menurutnya, dunia pendidikan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang kompleks dan dinamis, sehingga kepala sekolah tidak hanya berperan dalam fungsi administratif, tetapi juga harus menjadi motor penggerak yang mampu membangun visi, nilai, dan strategi sekolah.
“Kepala Sekolah harus mampu berinovasi dan membangun sinergi dengan guru, orang tua, masyarakat maupun pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan, mutu pendidikan yang berkualitas akan menjadi fondasi kokoh dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten, unggul, dan berdaya saing di masa depan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi untuk mewujudkan visi Kabupaten Purworejo yang Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif.