Beranda News

Betonisasi di Perum Senopati Estate Mekarsari Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Hasil kroscek dan investigasi lapangan oleh sosial kontrol (Kamis 29-05-2025)

TANGERANG,Pelita.co – Kegiatan proyek betonisasi di Perumahan Senopati Estate Blok B, RT 014 RW 04, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang pada Kamis 29-05-2025 (malam) , menuai sorotan tajam dari berbagai pihak, khususnya kalangan sosial kontrol.

Pasalnya, pelaksanaan proyek tersebut tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek sebagaimana mestinya. Ketiadaan informasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi anggaran dan pelaksana kegiatan, serta bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik.

“Ketika proyek dijalankan tanpa informasi yang memadai, publik kehilangan haknya untuk mengetahui siapa pelaksana proyek, nilai anggaran, sumber dana, durasi pekerjaan, dan nama konsultan pengawas. Ini pelanggaran administratif yang tidak bisa ditoleransi,” ujar PR penggiat sosial kontrol

Lebih lanjut kata PR yang tidak mau di sebut namanya, yang lebih mengherankan lagi, proyek betonisasi tersebut dilaksanakan malam ( dinihari ) waktu yang tidak lazim untuk pekerjaan konstruksi. Pelaksanaan pada jam-jam rawan tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang motivasi di balik waktu pengerjaan tersebut.

“Pelaksanaan betonisasi pada (malam) dini hari menandakan dugaan adanya upaya sistematis untuk meminimalkan potensi pengawasan baik dari warga sekitar maupun dari unsur pengawas internal. Ini pola kerja yang patut dicurigai sebagai bagian dari strategi untuk menghindari kontrol publik,” tegasnya.

Ia menambahkan dugaan penyimpangan teknis pun mencuat. Menurutnya salah satu sorotan utama adalah terkait ketebalan beton yang digunakan dalam proyek tersebut. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, ditemukan bahwa ketebalan beton bervariasi dan tidak sesuai dengan standar teknis yang ditentukan, yakni 15 cm. Ketebalan aktual yang ditemukan di beberapa titik hanya berkisar antara 8 cm, 9 cm, hingga 13 cm.

” Perbedaan kubikasi tebal beton bukan sekadar kekeliruan teknis, melainkan indikasi kuat adanya pengurangan volume pekerjaan secara sistematis yang patut diduga sebagai modus manipulasi anggaran,” ungkap PR mengakhiri

Temuan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan kualitas dan daya tahan jalan yang dibeton. Bila tidak sesuai spesifikasi, jalan akan rawan mengalami kerusakan lebih cepat dan berpotensi merugikan masyarakat.

Betonisasi atau peningkatan jalan di kompleks perumahan Senopati Estate di sinyalir merupakan pekerjaan dari Dinas Bina marga dan sumberdaya air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang , Tahun anggaran 2025.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pengawas dari instansi terkait atas temuan tersebut, Warga dan pemerhati sosial kontrol meminta pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi dan melakukan evaluasi atas pelaksanaan proyek tersebut.