Bagikan Kado Spesial Ramadhan sebanyak 50 Ribu, DRW Skincare Indonesia Meraih Penghargaan Dari MURI

, Pelita.co,– DRW Skincare Indonesia hadir sejak 2015 yang didirikan oleh dr Wahyu Triasmara dan juga pemilik dari Klinik Kecantikan DRW Skincare yang tersebar di seluruh Indonesia melalui kemitraan Rumah cantik DRW Skincare yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia juga mancanegara seperti Hongkong, Malaysia, Singapura.

Sebagai Owner DRW Skincare, dr Wahyu juga dikenal sebagai sosok pengusaha yang rendah hati dan dermawan baik dengan masyarakat sekitar ditempat tinggalnya maupun seluruh mitra DRW Skincare.

Seperti dibulan ini, DRW Skincare membagikan sebanyak 50 ribu paket kado spesial ramadhan di seluruh wilayah Indonesia yang dilaksanakan secara serentak. Dengan pembagian paket terbanyak tersebut
DRW Skincare Indonesia berhasil meraih MURI (Museum Rekor Dunia-Indonesia) yang tercatat dalam rekor MURI no: 10.316/R.MURI/IV/2022.

Bagikan Kado Spesial Ramadhan sebanyak 50 Ribu, DRW Skincare Indonesia Meraih Penghargaan Dari MURI
Piagam penghargaan dari (Museum Rekor Dunia-Indonesia) untuk DRW Skincare Indonesia

Penghargaan tersebut diserahterimakan oleh perwakilan MURI, Sri Widayati, kepada dr Wahyu Triasmara, selaku pendiri DRW Skincare, Sabtu sore bersamaan dengan buka bersama dengan anak-anak panti asuhan dan para mitra, serta tamu undangan lainnya di Ganesha Convention Hall, Purworejo, Jateng.

Sebagai perwakilan dari MURI, Sri Widayati sangat mengapresiasi yang dilakukan dr Wahyu dengan aksi sosialnya ini dan berhasil meraih penghargaan dari MURI.

Sri Widayati menyampaikan, pada umum pencatatan rekor terkait dengan produknya dengan tujuan untuk promosi, tapi lain dengan DRW Sikcare Indonesia yang dikenal sebagai penghasil produk kecantikan.

“Inilah yang MURI lihat, sesuatu yang berbeda, yang dilakukan oleh DRW Skincare Indonesia, yang ternyata tidak hanya mengejar profit semata. Tapi juga sesuatu yang sangat menginspirasi yaitu kepedulian kepada sesama, ini juga bisa menginspirasi perusahaan lain, untuk selalu berlomba- dalam menebar kebaikan,” terang Sri Widayati, Sabtu (23/04/22) sebelum menyerahkan penghargaan dari MURI.

Menurut Sri Eidayati, apa yang dilakukan DRW Skincare Indonesia hari ini tentunya bukan semata-mata untuk mencatatkan prestasinya di MURI. Namun ini lebih ke niat suci untuk berbagi sesama.

“Semoga apa yang dilakukan DRW Skincare ini menjadi berkah di ini dan Allah akan melipatgandakan kembali rejekinya,” ucap Sri Widayati.

Lanjut Sri Widayati, demgan MURI mengapresiasi setinggi-tingginya dan tercatat sebagai rekor, maka ini sebagai pengingat bahwa DRW Skincare Indonesia sudah melakukan dan memberikan contoh yang terbaik kepada semuanya agar bisa dicontoh oleh perusahaan lainnya.

Sementara dr Wahyu Triasmara usai menerima penghargaan menyampaikan, hari ini, Sabtu (23/04/22), sekitar 50 ribu lebih paket kado spesial Ramadhan dibagikan dalam satu hari secara serentak di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Untuk pembagian paket kado spesial Ramadhan terbanyak dengan jumlah 26 ribu paket,” jelas dr Wahyu.

Menurut dr Wahyu, penghargaan MURI ini sebenarnya untuk penghargaan bagi rekan-rekan yang selama satu bulan ini sudah berjuang bersama mempersiapkan kado spesial ini untuk didistribusikan kepada masyarakat, jadi kegiatan ini bukan untuk pamer atau ria.

Saya berharap dengan penghargaan ini bisa menjadi penyemangat untuk bisa berbuat lebih banyak lagi bagi masyarakat dan bisa lebih bermanfaat lagi, dan saya sampaikan, agenda ini memang sudah menjadi agenda tahunan tiap Ramadhan,” pugkas dr Wahyu.

Untuk diketahui, selain berbagi sembako 50 ribu paket diseluruh Indonesia, DRW Skincare Indonesia yang bertajuk “Berbagi Untuk Indonesia Berbagi Dengan Cinta” juga ada rangkaian kegiatan lainya di bulan Ramadan ini yakni:

Bebagi 15.000 box, belanja bersama dengan 100 anak yatim di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya kolaborasi bersama PO. DRW Transportasi, santunan dan berbagi untuk anak , santunan dan berbagi kepada duafa dan yang membutuhkan, ngaji bareng laskar sedekah, kopdar bersama 100 ambulan dan relawan ambulan Jateng DIY. Diakhir rangkaian kegiatan ada ngaji bareng Ustadz Salim di Pesantren Merapi Merbabu.