Tak Perlu Antre Obat, RSUD Tjitrowardojo Hadirkan Layanan Antar Sampai Rumah

Ket Foto: Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo, dr. Nunik Sulistyaningsih

PURWOREJO, Pelita.co – Menunggu antrean obat setelah berobat kini tidak lagi menjadi keluhan pasien di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Purworejo tersebut menghadirkan inovasi layanan “Anoman Oke” atau Antar Obat Aman Sampai Tujuan Ora Lali Konseling dan Edukasi Apoteker, yang memungkinkan pasien menerima obat langsung di rumah tanpa harus menunggu di instalasi farmasi.

Melalui layanan ini, pasien cukup menyelesaikan pemeriksaan di poli, melakukan pendaftaran pengiriman obat, kemudian dapat langsung pulang untuk beristirahat. Obat yang telah disiapkan oleh instalasi farmasi akan diantarkan oleh kurir ke alamat tujuan.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo, dr. Nunik Sulistyaningsih, menjelaskan bahwa rumah sakit bekerja sama dengan dua penyedia jasa pengiriman, yakni PT Pos Indonesia dan JNE.
“Pasien dapat memilih layanan kurir yang tersedia. Loket pendaftaran pengiriman berada di dekat instalasi farmasi sehingga mudah dijangkau,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Advertisement

Setelah memperoleh nomor antrean farmasi dari perawat, pasien cukup mendatangi loket kurir, mengisi formulir pengiriman, dan membayar biaya layanan. Selanjutnya pasien tidak perlu lagi menunggu obat selesai disiapkan di rumah sakit.
Untuk layanan JNE, tarif pengiriman ditetapkan sebesar Rp10.000 ke seluruh wilayah Kabupaten Purworejo.

Sementara PT Pos Indonesia menerapkan tarif Rp10.000 untuk wilayah Kecamatan Purworejo, Bayan, dan Banyuurip dengan pengiriman pada hari yang sama.
Adapun untuk kecamatan lainnya di Kabupaten Purworejo dikenakan tarif Rp13.000 dengan estimasi pengiriman satu hari setelah resep diterima. Pengiriman ke luar Kabupaten Purworejo mengikuti tarif reguler yang berlaku pada masing-masing jasa ekspedisi.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berdasarkan data rumah sakit, sekitar seperempat pasien rawat jalan kini memilih memanfaatkan layanan pengantaran obat dibanding menunggu di instalasi farmasi.

Baca Juga: Tak Perlu Rujuk ke Luar Daerah, RSUD Tjitrowardojo Hadirkan Layanan Cathlab Modern

“Kurang lebih 25 persen pasien rawat jalan sudah menggunakan jasa kurir untuk pengiriman obat,” jelas dr. Nunik.

Dengan hadirnya layanan Anoman Oke, RSUD dr. Tjitrowardojo berharap dapat meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi kepadatan antrean di instalasi farmasi, sekaligus memberikan kesempatan bagi pasien untuk beristirahat lebih cepat setelah menjalani pemeriksaan dan pengobatan.

 

Advertisement