PURWOREJO, pelta.co – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan vokasi dan penelitian terapan melalui dua program unggulan yang dilaksanakan secara paralel pada semester I tahun 2025. Melalui skema Hibah Internal, UMPWR melaksanakan program pendampingan Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 8 Purworejo serta penelitian tentang suara berisik (noise) pada sistem Continuously Variable Transmission (CVT) sepeda motor matic.
Pendampingan Teaching Factory di SMK Negeri 8 Purworejo
Pendampingan TEFA ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) yang digagas Kemendikbudristek. Kegiatan ini difokuskan pada kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), melibatkan dosen dan mahasiswa UMPWR.
“Tujuan utama kami adalah membantu sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan Teaching Factory yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Widiyatmoko, M.Pd., dosen UMPWR sekaligus narasumber kegiatan.
Workshop utama digelar pada 17 Februari 2025 dan menghadirkan dua narasumber, yakni Widiyatmoko dari UMP dan Bapak Muh dari Bengkel Mbah Surip. Materi pelatihan menitikberatkan pada pemanfaatan fasilitas sekolah dalam mendukung TEFA yang produktif dan relevan dengan dunia kerja.
Hasil evaluasi menunjukkan respon positif dari peserta, dengan rata-rata skor kepuasan mencapai 89,25%. Aspek kebermanfaatan pelatihan mendapat skor tertinggi, yaitu 95%.
Penelitian CVT Motor Matic: Tingkatkan Kenyamanan Berkendara
Di sisi lain, tim peneliti UMPWR juga menggelar riset bertajuk “Analisis Suara Berisik (Noise) pada Continuously Variable Transmission (CVT) Sepeda Motor Matic.” Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama suara berisik pada CVT, menganalisis karakteristik gangguan tersebut, dan menyusun solusi teknis untuk perawatan yang lebih efektif.
Metode yang digunakan meliputi studi kasus pada motor matic bermasalah, observasi langsung, wawancara dengan pengguna dan teknisi bengkel, serta analisis suara menggunakan software khusus.
“Penelitian ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi para mekanik dan pengguna motor dalam mendeteksi serta menangani kerusakan CVT secara dini,” ujar tim peneliti.
Hasil penelitian akan dituangkan dalam laporan hibah, artikel ilmiah, dan panduan teknis perawatan CVT untuk diaplikasikan di bengkel dan lingkungan pengguna.
Kedua kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif UMPWR dalam menjembatani dunia pendidikan, industri, dan masyarakat melalui sinergi pengabdian dan riset terapan.
Penulis: Widiyatmoko, MPd dan beberapa dosen PTO UMPWR