Kunci Sukses Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Indramayu melalui Penerapan Prokes

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Dukuh Kabupaten Indramayu. (Dok Ist)

INDRAMAYU. Pelita.co  – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Dukuh Kabupaten Indramayu pada Rabu, 2 Juni 2021 berjalan lancar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dibuktikan dengan penyemprotan disinfektan secara berkala, pembagian jam kedatangan pemilih, penyediaan bilik khusus bagi para pemilih dengan suhu tubuh diatas 37,3 C, pengaturan jarak kursi tunggu, pemberian sarung tangan sekali pakai kepada para pemilih hingga penjemputan suara bagi pemilih lansia dan pemilih yang sakit.

Hal itu berdasarkan hasil pemantauan langsung ke lapangan oleh tim Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, yakni Aferi Syamsidar Fudail, Chandra Setiabudi, Audita Rizki Indraswari, dan Maulina Fahrini, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (3/06/2021).

Pemilihan Kuwu serentak di Kabupaten Indramayu tersebut diikuti 61 calon kepala desa. Sementara itu, jumlah desa pelaksana sebanyak 171 desa di 31 kecamatan.

Adapun, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Indramayu tercatat sebanyak 1.807 TPS dengan total pemilih sebanyak 860.493 jiwa. Peserta pemilih telah di arahkan oleh panita untuk mengikuti kaidah pembatasan jumlah pemilih, yaitu satu TPS (500 orang). Hal itu sudah tertera dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ Tentang Jumlah Pemilih di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Era Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca juga :  Mendagri Harapkan Pemda Miliki Digital Security

Tak hanya itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang didampingi oleh Hj. Nina Agustina selaku Bupati Indramayu dan jajaran Forkopimda juga hadir secara langsung di Command Centre. Selain untuk melaporkan kesiapan pelakaaanaan pemilihan kuwu serentak, pemerintah daerah juga memastikan panitia pemilihan serta saksi di Kabupaten Indramayu mendapatkan fasilitas rapid test dan antigen sebelum hari pemungutan suara. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin pemilihan kuwu serentak dapat berjalan aman dan bebas Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa juga melakukan pemantauan secara virtual yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo di Lantai 2 Gedung C dengan dihadiri Pejabat Perwakilan Provinsi Jawa Barat yang membidangi pilkades dan sembilan pemerintah daerah kabupaten pelaksana pilkades tahun 2021 di lingkup Provinsi Jawa Barat seperti Kabupaten Garut, Purwakarta, Cirebon, Subang, Kuningan, Sumedang, Bandung, Bandung Barat dan Kota Banjar.

Baca juga :  HUT Damkar dan Penyelamatan ke-102, Mendagri Tekankan Misi Penyelamatan

Pelaksanaan pemilihan Kuwu serentak di Kabupaten Indramayu yang berjalan dengan aman dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik diharapkan dapat menjadi acuan bagi kabupaten lain dalam melaksanakan pilkades serentak yang lebih baik di wilayah masing-masing.

Meskipun demikian, Dirjen Bina Pemdes tetap mengingatkan agar pemerintah desa di wilayah Kabupaten Indramayu tetap waspada terhadap pandemi Covid-19 dan terus melakukan pemantauan maupun pendataaan kondisi penyebaran Covid-19 di masing-masing desa melalui optimalisasi fungsi posko desa.

Source: Puspen Kemendagri