Beranda News Dirjen Adwil Kemendagri Minta Pemda, Hingga RT/RW Siaga Banjir dan Longsor

Dirjen Adwil Kemendagri Minta Pemda, Hingga RT/RW Siaga Banjir dan Longsor

Dirjen Adwil Kemendagri Minta Pemda, Hingga RT/RW Siaga Banjir dan Longsor

JAKARTA,Pelita.co  – Menyusul dini cuaca Jabodetabek tanggal 1 November yang memperkirakan potensi terjadi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di sejumlah wilayah di Jabodetabek, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, meminta seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari , bupati, hingga tingkat Kelurahan, RW dan RT siaga dan .

Safrizal ZA meminta agar informasi prakiraan cuaca disampaikan kepada semua Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) dan diteruskan ke seluruh jajaran Pemda agar warga waspada dan mengambil langkah antisipasi.

“Bagi yang tinggal di bantaran sungai, agar mengikuti info dengan cermat, bila air meluap agar mengungsi sementara,” kata Safrizal ZA dalam keterangan tertulis minggu (1/1/2020).

Untuk mengantisipasi kemungkinan bila rumah ditinggal sementara karena banjir, jajaran Pemda diminta agar menyiapkan tim dengan memberdayakan petugas Hansip dan pengamanan lokal.

Baca juga :  Gowes dan Berjemur Sambil Bagi Masker Ala Kapolresta Tangerang

Menurut peringatan dini cuaca yang dilansir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika () hari ini (01/11/2020), hujan lebat terjadi mulai pukul 12:10 WIB hingga pukul 15:00 di wilayah-wilayah Cibungbulang, Rumpin, Jasinga, Parung Panjang, Cigudeg di Kabupaten Bogor dan wilayah Kresek, Gunung Kaler, dan sekitarnya di Kabupaten .

Hujan lebat tersebut diperkirakan dapat meluas ke wilayah -wilayah lainnya. Wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat adalah sebagai berikut:

Jakarta Barat ; Kalideres.

Kota Tangerang: Batuceper, Benda, Ciledug, Tangerang, Cibodas, Neglasari, Jatiuwung, Cipondoh, Karawaci, Periuk, Pinang.

Kabupaten Bogor: Sukaraja, Babakan Madang, Sukamakmur, Parung, Gunung Sindur, Kemang, Bojong Gede, Leuwiliang, Ciampea, Pamijahan, Nanggung, Tenjo, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Caringin, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Tamansari, Ciseeng, Ranca Bungur, Sukajaya, Tanjungsari, Tajurhalang, Cigombong, Leuwisadeng, Tenjolaya.

Kabupaten Bekasi: Sukatani, Tambelang, Karang Bahagia, Cibitung, Cikarang Barat, Cikarang Utara.

Baca juga :  Jadi Mediator Rakyat dan Pengembang Soal Tanah, APDESI : Dampak Positifnya Banyak Sekali

Kota Bogor: Bogor , Bogor Timur, Bogor Tengah, Bogor Barat, Bogor Utara, Tanah Sareal, di Kota Bogor.

Kota Depok: Sawangan, Bojongsari.

Kota Tangsel: Setu, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang.

: Jayanti, Tigaraksa, Mauk, Balaraja, Jambe, Cisoka, Kronjo, Sukadiri, Kemiri, Cisauk, Rajeg, Kemis, Sukamulya, Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji, Sepatan, Sepatan Timur, Curug, Cikupa, Panongan, Legok, Pagedangan, Kelapa Dua, Sindang Jaya, Solear, Mekar Baru.(red)

Sumber: Puspem